Hai kamu,,
Ya kamu,,yg pernah sepenuh hati aku perjuangkan..
Apa kabar? Masi ingat aku?
Gak kerasa udah 5 bulan ini kita memutuskan untuk tidak bertegur sapa.,
Tapi setidaknya aq masi tau keberadaanmu..
Ini sudah kesekian kalinya kita melakukan hal konyol ini..
Memutuskan untuk berpisah,,sedangkan masing masing dari kita sama sama tau, kita itu saling membutuhkan..
Dan setiap itu juga kita mengakhirinya dgn begitu saja, tanpa kata maaf..
Terus terang aku bosan seperti ini.
Mengulang kesalahan,seolah tak ada hal yg bs kita pelajari dari kejadian sebelumnya..
Dan hari ini...
Aq marah sama kamu..
Hufft..walau aq gk berhak sama sekali untuk itu..
Sejak aq tau..kamu dgn sadar melakukan hal yg paling aku benci..
Atau kamu sengaja melakukan semua ini karna ingin aku membenci kamu?
Ah sudahlah..
Jaga dirimu dsana..
Karna aku tau butuh waktu lebih lama untuk kita bertemu..
Kamu...
Ku mohon jangan
Jangan bersikap seperti itu,,nanti aku jatuh cinta..
Jangan selalu menuntut untuk diperhatikan,,nanti pertahananku gugur
Jangan terus menggodaku,,nanti aq tersipu malu..
Jangan berkata terlalu manis,,nanti aku mabuk karenanya
Kumohon jangan..
Nanti kamu sendiri yg susah..
ada hal principal yg tdk bs ku ganggu..
Tentang janjiku dg tuhanku..
Masi berbicara ttg kamu,,sebuah sinar baru yg amat menyilaukan..
Ku mohon jgn paksa aku mengikuti sinarmu..
Mencari sebuah jalan
Jika kita tau itu salah,,apakah kita akan tetap melakukannya?
Kadang kita berfikir,apakah semua yg kita lakukan hari ini akan sesuai dg hal yg kita harapkan kedepannya.
Atau justru sebaliknya? Tidak lain tidak bukan adl kesia siaan semata.
Siapa yg tau?
Saat hati sdh merasa lelah,,dan otak memerintahkan untuk mencari cara lain untuk membahagiakan si hati tadi krn pikiran rasional di dalamnya.
Secara sadar sempat terbersit keinginan untuk menjemput seberkas cahaya baru di depan mata yg amat sangat menyilaukan.
Karna mudah saja untuk menyambutnya,,cukup membuka kedua tangan..maka semua akan tergenggam..
Tapi secara sadar pula aq tau bahwa cahaya itu tidak akan menyelamatkan..
Tidak butuh lama untuk menunggu semesta merespon semua pikiran ku..
Seakan menjawab,semesta berkata:..tidak! Untuk apa kamu pergi ke sana? kamu salah jalan..dsana bukan tujuanmu. Dan Aq tidak akan mengijinkanmu melakukan itu.
Ya..kala itu ad halangan yg membuatku mengurungkan melaksanakan itu..
Oke,,sdh cukup tuhan membuatku mengangguk untuk sekedar percaya bahwa saya hrs ttp berjalan d jln ini..
Meski langkah kaki tak segagah semula..
Meski sering rasanya ingin sekali berhenti..
Meski kadang ingin mengambil jln lain yg terlihat lebih terang dan mudah..
Untuk sebuah cahaya yg menyilaukan,,
Aq tau tidak akan ada akhir untuk kita karna kita berbeda.
Maka aq tidak akan pernah memulai..
Happy new year 2015
Terima kasih untuk hari hari yg luar biasanya..
Pelajaran yg diberikan,tentang ketabahan,tentang perjuangan,tentang kemandirian.
Terima kasih untuk gelak tawa yg mewarnai.
Terima kasih untuk peristiwa peristiwa yg menundukan keangkuhan ku untuk sekedar percaya bahwa sebuah takdir itu bukan untuk ditawar keadaannya, tp untuk dihadapi.Dan selama kita menyertakan Tuhan dlm tiap langkah kita,maka semua akan baik baik saja.
Terima kasih krn telah memberikan petunjuk berupa mimpi selama ini jauh sebelum peristiwa itu terjadi.
Kuatkan aku untuk menapaki dan tetap yakin kepada jalan yg KAU pilihkan padaku. Agar aku bisa berhasil mencapai akhir dlm waktu yg tidak terlalu lama.
hallo 2015
Untuk jiwa yg melankolis dan pendendam sekaligus pemaaf (labil ye gw)yg sering merepotkan orang ini.
Mohon beri kekuatanmu untuk melindungi diri dari segala hal yg melukai.
Mohon bukakanlah tabir rahasiamu agar aku tidak merusak jalan cerita yg telah engkau janjikan.
Mohon beri kesempatan pada ku untuk mencapai financial yg mandiri..
Selamat Tahun Baru 2015.
Posted via Blogaway





