ini bulan istimewa untuk ku, walau mungkin semua itu tidak dirasakannya. yaah sesuatu yang ku tunggu tunggu.. "pertemuan dgn org yang selalu ku rindukan". aku gak tau, tapi aku ngerasa semakin deket hari semakin gede jarak yang ada antara aku sama dia. yah, bisa jadi sih itu salah satu trik buat dy biar gak ada lagi keributan di hari hari yang tersisa. kecewa? iyalah pasti. walau belakangan aku sllu nyoba buat mikir positif. (udah di triakin sana sini tiap curhat n ngeluh soal beginian). fine, aku gak bisa boong kl aku cukup kecewa dgn keadaan saat ini. sikap cueknya kadang emang nyebelin. seolah olah dy gak pernah ngarepin kehadiran aku sama sekali..hehe kasian ya? tp yaudah lah. emaang dy bukan org yang ekspresif kyk aku. lgyn bisa aja ternyata senengnya dia lebih dari aku. aku cuma berdoa,,semoga semua lancar plus bahagia. hanya itu. - kampus orang,diujung senja
-Kamu..Cerminku
Buat kamu,, cerminku. Sengaja aku memilih pandaan kata tersebut ketika seseorang memintaku untuk mendeskripsikan tentang dirimu. Karna menurut ku itulah kata yang paling tepat. walau terkesan spontan tentunya aku tidak asal memilih.semua itu aku dapat setelah menjalani perjalanan yang cukup panjang bersamamu. Hingga akhirnya aku banyak menyelami sedikit banyak tentang kebiasaanmu, kesukaanmu dan hal hal lain tentang dirimu.
Tapi kenapa Cermin? Karna cermin selalu jujur memantulkan bayangan yang ada di depannya, tak peduli seburuk atau sebagus apapun objek yang ada didepannya, ia akan selalu memantulkannya. Kamu refleksi diriku. Meski dari fisik semua orang tau bahwa tidak ada sedikitpun kemiripan wajah diantara kita. Tapi sadarkah dirimu bahwa kita mempunyai banyak kemiripan sifat? Hanya saja mungkin kadar yang ada didiri kita tidak selalu sama.
Seperti yang pernah ku katakan padamu beberapa waktu lalu. Bahkan seringkali apa yang kau lakukan adalah apa yang pernah kulakukan beberapa waktu sebelumnya. Meski kita tidak mengetahui satu sama lain sebelumnya, Oleh karnanya, memahamimu bukan perkara yang sulit untukku,, tidak perlu usaha yang terlalu keras untuk melakukannya, bahkan ketika sebagian orang sudah merasa lelah untuk berdiri disampingmu,, nyatanya aku masih dengan santai berjalan disampingmu. Diam dan membiarkan dirimu selalu ada dalam hidupku.
Memahamimu ibarat memahami setiap jengkal tubuhku, yang apabila ada sedikit eror didalamnya,, langsung selalu segera ku temukan cara memperbaikinya. Jika pun dibutuhkan waktu sedikit lebih lama dari biasanya, hal yang perlu aku lakukan adalah diam sejenak, membiarkan otak berada dalam zona alfa. Sebelum akhirnya memperbaikinya perlahan. Begitulah kamu dimataku,, seseorang ku
Dalam kegelapan malam, at 08.20 p.m
With love
Dear you
Buat kamu yang selalu dalam ingatanku.
rasanya tak adil memang, jika hingga kini air mata tak pernah surut saat semua kembali dalam ingatan
aku tlah berusaha menghentikan semuanya. tapi sia sia..karna aku jg tau, air mata adalah penggambaran rasa tak ikhlas.
ya mungkin, sebagian diriku masih merasa kehilanganmu.
apa kabar kamu disana?
lebih indahkah situasi disana dibanding dunia ini?
aku yakin, orang baik sepertimu pasti akan mendapat tempat yang baik juga.
buat kamu yang selalu dalam ingatan ku
tenanglah disana..
semoga untaian doa ini bisa memperingan langkahmu
With love
lucu juga kalo dipikir pikir.. aku merasa kamu ada justru ketika kamu sebenarnya telah tiada.. ataukah ini hanya buah dari ketidak relaanku atas kepergianmu? ah.. kupikir tidak. walau harus aku akui, aku masih menyimpan semua rasa ini sampai saat ini. rasa yang tetap ada di tempatnya. rasa yang selalu ku kirimkan padamu setiap malam jum'at. dan rasa yang sama ketika pertama kali aku mengenalmu,, kamu tau,, terkadang ingin rasanya aku berlutut lagi didepan nisanmu. sama seperti saat pertama kalinya aku dan teman teman lainnya menginjakan kaki dirumahmu.?? kunjungan pertama tanpa si pemilik rumah untuk kamu yang selalu ada buat aku - aku rindu
sebelum semua terjadi
hari itu...menjadi hari yang tak pernah terlupakan olehku.
malam ketika sebuah sedan ford merah milik seorang dokter muda menghantam tubuhku.
sebuah hantaman keras membuatku tak sadarkan diri cukup lama
terbujur damai di atas kerasnya aspal
semua menjerit,, ketakutan.. tapi tidak menolong..
bahkan tak ada seorang pun yang mendekat..
mereka mengira aku matiii..
dokter muda itupun hanya diam dibelakang kemudinya
lama dibiarkannya aku terbujur..
tidak..tidak ada darah yang mengucur dari bagian tubuhku
tidak ada retakan dalam tulang tulang ku
semua nampak baik baik saja
dan saat itu, siapa sangka aku hanya merasa tertidur
disertai mimpi mimpi.
hingga seseorang berkata padaku." ada seseorang yang telah menjagaku"
hmm,, mungkin, bukankah pertolongan Allah bisa datang melalui siapapun?
sejenak berpikir tentang kejadian aneh beberapa jam sebelum kejadian.
jam tanganku menunjukkan pukul 11.30.
sudah hampir jam makan siang.
ruangan sepi, kebetulan patner kerja ku sedang tugas diluar
hawa yang aneh,,bulu kudukku berdiri,, rasa yang sama di tiap malam saat aku merasa sedih..
"siapa yang datang?"
"untuk apa?" "kan aku gak sedih!" : batinku bertanya berulang ulang
kini semua terjawab, mungkin itu alasannya.
With love









